Tampilkan postingan dengan label Rhymes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rhymes. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 September 2011

Tadi Pagi.....

Tadi pagi…
Kau ucap satu kata perpisahan
dan aku membiarkannya
Bukan ku tak cinta (lagi)
Tadi pagi…
Ku dengar dari kesunyian
Tak seutas hadir penjelasan
Rupanya engkau emosi
Tadi pagi…
Satu kali saja semenjak ada
Kubiarkan maumu bertahta
hingga kau berbisik itu ilusi
Sungguh membingungkanku

Tentang Mu..

My Soulmate

Baru saja kutulis namamu di diary harianku
Belum habis semua rasa bahagia kutuang
Haruskah kini kutuliskan tentang lara,
tentang kesendirian yang tak kutau akhirnya ?
Ku tau kau takkan pernah menjawabnya
Sebab kau pergi saat ku masih ternganga
Terbuai segala pesona rasa jatuh cinta
Haruskah kurobek semua seolah tak pernah ada ?

Hilang........

Bintang malam kemanakah ia gerangan?
Tak sedikitpun ia meninggalkan jejak
juga bayang… siang atau malam
Adakah rindu ini harus kugenggam,
Hingga esok hari kujelang…
Ku menyayanginya dari lubuk hati
Tetap merindunya meski t’lah pergi
Ku hanya ingin melihat, namun itu pun tak mungkin lagi
Tidakkah rasa ini harusnya mati
dan hilang dari hidupku ini

Jangan Pernah....?!!

Jangan pernah mengatakan pada hatimu bahwa aku pergi karna tak setia
Sebab cinta masih ada, terbenam diantara asa dan dilema
Sedetikpun hingga kini ku tak mencoba mengusir rasa untukmu
Sebab itu indah… dan kau pun tahu betapa bingungnya aku

Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta masih tetap ada
Meski waktu terus membuktikan sebaliknya, kau t’lah mengerti sebabnya
Sedetikpun aku tak mencoba untuk menghapus semua tentangmu
dan kuterus merajut asa tentang bersamamu pada suatu waktu

Takdir kita memang pahit… ku harus membuat pilihan sulit
Semoga pilihan bijak hari ini, buatkan bahagia untuk kedua hati
Untukku…juga untukmu… Hingga kelak menjemput masa
Saat sang mentari lukiskan pelangi di langit kita berdua

Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta suci itu ada
Jangan pernah berhenti untuk menyalahkan takdir saat tak sesuai ingin
Jangan pernah berhenti untuk kobarkan semangat saat realitas memburamkan harap
Jangan pernah berhenti sebab........???

Kamis, 18 Agustus 2011

Terkenang, Mengenang sesuatu tanpa Sebab

Terkenang, ada apa gerangan dengan kata yg satu ini yg tertulis dengan tebal diawal kalimat. Membenarkan masalah yg kian hari semakin sulit melupakannya, dimana detik-detik terindah tercipta impian dan angan yg berlalu tanpa sebab dan kejelasan yg pasti.

Kemenangan-kemenangan hampa yg sulit tertebus dengan harta dan tahta. Keunggulan waktu yg siap menyampaikan keindahan di setiap dentuman jantung.

Terkenang hari ini melihat status dan like yg kian hari semakin menjadi-jadi. Lupakan atau Lanjutkan.
Terkenang dengan hati yg telah lalu, ini jawaban atau fakta atas doa?, Takdir?, atau masih Nasib?
Lantunannya masih terngiang jelas dibenak dan di hati ini.

Terima Kasih Sayap, lukisan senyum tak kan pernah tergurat oleh waktu. Hanya ijin yang meninggalkan hal ini.

Broken

Untaian kata tersyair dalam kegelisahan
ketika jarum jam mulai terdengar begitu jelas
di sudut…
alunan symponi alam menemani
sang hitam tergeletak dalam kebimbangan
kehidupan begitu rapuh
pecah berkeping keping
teringat…
sang mawar mulai layu
layu akan belalang

kekokohan yg tegak berdiri
seakan kehilangan pondasi
liuk kanan kiri, terseok-seok dalam langkah
rapuh benar-benar rapuh
ketika rapuh tersembunyi dalam ceria
namun apadaya ceria hanya semu
berjalan, merenung
akan kegelisahan yg bergelimang
tanpa sebab tanpa alasan

keoptimisan yg dulu didapat
seakan hilang sirna ditelan kata
kata penuh tanda??
suatu kata yg tak pernah terartikan
mengingat akan suatu titik

lantunan hitam yg begitu mendengung
tak berarti, tak tercurahkan
saat mawar sudah tak lagi peduli
hanya senyum semu yg tersirat
terima kasih sang mawar.

Siratan Embun Pagi

Karang Anyar - Kebumen (Jawa Tengah)



Di ufuk timur
Remang kabut menutupi indahnya mentari
Embun sejuk yg singgah diatas daun
Suasana tenang ditemani sang dingin
Aku sendiri, bertanya tanya…
Sedang apa dirimu........?
Bagaimana keadaanmu....?
Ada apa denganmu....?
Perasaan seakan terbendung dalam suatu komitmen.

All Day Without U

Without U....


Menit,
Jam,
Siang,
Sore,
Malam,
Aku lalui tanpa hadirmu di layar ponsel ku
Sendiri aku lewati sepi ini

Hufh….....
Desah, resah, gelisah tanpa tau kbrmu…
 Aku hanya bisa berdoa
Ya ALLAH…
Kabulkanlah keinginan kita,dalam membentuk masa depan
Cita cita, angan dan perjalanan yg engkau ridhoi…

Owh…
Menunggu dan menerima dengan lapang dada.
My lovely, aku yakin dengan ucapanmu.
Dengan semua yg ada di drimu, aku pastikan kau tetap dengan ku.
Satu kata dari dirimu yg slalu aku ingat.
”I LOVE U BEIBZ..........”