Tampilkan postingan dengan label My Notes..... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Notes..... Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 September 2011

Ikhlas....

Little shop
 
Ini cerita tentang Anisa, seorang gadis kecil yang ceria berusia lima tahun. Pada suatu sore, Anisa menemani Ibunya berbelanja di suatu supermarket. Ketika sedang menunggu giliran membayar, Anisa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berwarna putih berkilauan, tergantung dalam sebuah kotak berwarna pink yang sangat cantik. Kalung itu nampak begitu indah, sehingga Anisa sangat ingin memilikinya.

Tapi... Dia tahu, pasti Ibunya akan berkeberatan. Seperti biasanya, sebelum berangkat ke supermarket dia sudah berjanji: Tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui untuk dibeli. Dan tadi Ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki ber-renda yang cantik. Namun karena kalung itu sangat indah, diberanikannya bertanya :

"Ibu, bolehkah Anisa memiliki kalung ini? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi... "
Sang Bunda segera mengambil kotak kalung dari tangan Anisa. Dibaliknya tertera harga Rp 15,000. Dilihatnya mata Anisa yang memandangnya dengan penuh harap dan cemas. Sebenarnya dia bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun ia tak mau bersikap tidak konsisten...
"Oke ... Anisa, kamu boleh memiliki kalung ini. Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi. Dan karena harga kalung ini lebih mahal dari kaos kaki itu, Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan. Setuju ?"
Anisa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya."Terimakasih..., Ibu".

Anisa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya. Menurutnya, kalung itu membuatnya nampak cantik dan dewasa. Dia merasa secantik Ibunya. Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur. Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang. Sebab, kata ibunya, jika basah, kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau...

Setiap malam sebelum tidur, Ayah Anisa akan membacakan cerita pengantar tidur. Pada suatu malam, ketika selesai membacakan sebuah cerita, Ayah bertanya
"Anisa..., Anisa sayang ngga sama Ayah?"
"Tentu dong... Ayah pasti tahu kalau Anisa sayang Ayah!"
"Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu..."
"Yah..., jangan dong Ayah! Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari nenek... Itu kesayanganku juga"
"Ya sudahlah sayang,... ngga apa-apa!". Ayah mencium pipi Anisa sebelum keluar dari kamar Anisa.

Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, Ayah bertanya lagi,
"Anisa..., Anisa sayang nggak sih, sama Ayah?"
"Ayah, Ayah tahu bukan kalau Anisa sayang sekali pada Ayah?".
"Kalau begitu, berikan pada Ayah kalung mutiaramu."
"Jangan Ayah... Tapi kalau Ayah mau, Ayah boleh ambil boneka Barbie ini.." Kata Anisa seraya menyerahkan boneka Barbie yang selalu menemaninya bermain. Beberapa malam kemudian, ketika Ayah masuk kekamarnya, Anisa sedang duduk diatas tempat tidurnya.

Ketika didekati, Anisa rupanya sedang menangis diam-diam. Kedua tangannya tergenggam di atas pangkuan. Dari matanya, mengalir bulir-bulir air mata membasahi pipinya...
"Ada apa Anisa, kenapa Anisa?" Tanpa berucap sepatah pun, Anisa membuka tangannya. Di dalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya

"Kalau Ayah mau... ambillah kalung Anisa" Ayah tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Anisa.

Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan sebentuk kalung mutiara putih... sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Anisa...

"Anisa... ini untuk Anisa. Sama bukan? Memang begitu nampaknya, tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi hijau" Ya..., ternyata Ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung mutiara imitasi Anisa.

Demikian pula halnya dengan ALLAH. Terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik. Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif dari Anisa: Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga,dan oleh karenanya tidak ikhlas bila harus kehilangan.. . baik itu berupa barang/harta ataupun orang yang kita kasihi.

Untuk itulah perlunya sikap ikhlas, karena kita HARUS yakin tidak akan ALLAH mengambil sesuatu dari kita jika tidak akan menggantinya dengan yang lebih baik.

Rabu, 07 September 2011

Untuk Bunda Tercinta.....

My Mother.....
 
Maaf Ibu,
Kadang kuluput memikirkanmu
Karena seringnya memikirkan diriku
Kadang aku tidak membantumu
Karena sering bergelut dengan kesibukkanku
Kadang aku pergi meninggalkan rumah dan ibu
Karena seringnya pergi dengan teman-temanku
Kadang aku jarang bicara denganmu
Karena seringnya berhadapan dengan Laptop dan Televisi dikamarku

Tapi kini, kusangat sadar Ibu
Di hati dan Otakku hanya Ibu
Betapa ku butuh bantuan Ibu
Betapa aku selalu ingin menemani Ibu kemanapun itu
Betapa aku pun ingin selalu curhat dengan Ibu mengenai masalahku
Betapa aku butuh perhatian dan sayang Ibu di saat sakitku
Betapa aku pun butuh pundak Ibu, di saat tangisku

Ibu…
Ibu sungguh Inspirasiku
Ibu sungguh cinta dan sayangku
Ibu sungguh tautanku
Ibu benar segala2nya untukku

Maafkan aku Ibu
Aku manusia yang tak sempurna, yang selalu punya dosa dan membuatmu terbeban olehku
Hingga kadang Ibu menangis dan Jarang tersenyum karna ulahku
 

Tapi….
Aku yakin akan satu Hal
Do’a Ibu, bisa merubah dan menjadikan aku sebagai orang yang berhasil dan berguna untuk ibu atau siapa pun itu
Dan yang terpenting
Aku selalu sayang Ibu
SELALU selamanya walaupun tlah tiada…..

Mantan Kekasih

My Soulmate
 
aku terpaksa menangis
aku terpaksa merintih
cahayaku semakin redup
memilukan

kau masih bisa ku lihat
suaramu masih ku dengar
namun kenyataan ini, mengharukan
seseorang disana telah memilikimu
aku kan berdosa bila merindukanmu

oh mantan kekasihku
jangan kau lupakan aku
bila suatu saat nanti kau merindukanku
datang… (cepat) datang padaku

Saat Dunia masih Milik QT

U & M3
 
Apakah kau pernah merasa semua
Yang tlah kau dapatkan berbuah percuma
Dan seakan semuanya menghilang sia sia
Begitulah rasa yang sedang kurasa
Saat dirimu meninggalkan duka
Dan takkan pernah hilang terhapus terlewati

Akankah semua
Kembali seperti yang dulu
Akankan semua
Menjadi indah dan sempurna

Seperti saat diriku dengan dirimu
Hatimu masih milikku
Dan dunia masih milik kita
Hidup adalah tak sperti yang pernah
Kita bayangkan dan kita impikan
Terkadang ada duka dan juga menyakitkan
Lirik Lobow
 
My Soulmate
 
Lama sudah tak kulihat
Kau yang dulu ku mau
Kadang ingat kadang tidak
Bagaimana dirimu ?

Reff:
Kau cantik hari ini
dan aku suka…
Kau lain sekali
dan aku suka…
Entah ada angin apa
Kau berdiri di sana
Berhenti aliran darahku
Kau menatap mataku
Kau cantik hari ini
dan aku suka
Kau lain sekali
dan aku suka
Takkan ku biarkan lagi
Menghilang dari kehidupanku
Back to reff (2x)

Ah sayangnya tuh lagu cuman lagu aja. Beda sama kenyataan yang terjadi di kehidupan sehari-hariku…. :(

Thank U for Loving me

Lirik Bon Jovi
 
It’s hard for me to say the things
I want to say sometimes
There’s no one here but you and me
And that broken old street light
Lock the doors
We’ll leave the world outside
All I’ve got to give to you
Are these five words when I
Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn’t see
For parting my lips
When I couldn’t breathe
Thank you for loving me
Thank you for loving me
I never knew I had a dream
Until that dream was you
When I look into your eyes
The sky’s a different blue
Cross my heart
I wear no disguise
If I tried, you’d make believe
That you believed my lies
Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn’t see
For parting my lips
When I couldn’t breathe
Thank you for loving me
You pick me up when I fall down
You ring the bell before they count me out
If I was drowning you would part the sea
And risk your own life to rescue me
Lock the doors
We’ll leave the world outside
All I’ve got to give to you
Are these five words when I
Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn’t see
You parted my lips
When I couldn’t breathe
Thank you for loving me
When I couldn’t fly
Oh, you gave me wings
You parted my lips
When I couldn’t breathe
Thank you for loving me

Sempat memiliki

Lirik Yovi Nuno
 
Mengapa kita bertemu
bila akhirnya dipisahkan
mengapa kita berjumpa
tapi akhirnya dijauhkan
kau bilang hatimu aku
nyatanya bukan untuk aku
bintang dilangit nan indah
dimanakah cinta yang dulu
masihkah aku disana
di relung hati dan mimpimu
andaikan engkau disini
andai kau tetap denganku
aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu
bintang dilangit nan indah
dimanakah cinta yang dulu
masihkah aku disana
di relung hati dan mimpimu
andaikan engkau disini
andai kau tetap denganku
aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu
engkau mengatakan merindukan diriku lagi
ingin kusampaikan ku tak hanya sekedar rindu
aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu
(by : Yovi Nuno)

10 Alasan Mencintai Mu.......

Mencintai Mu.....
 
Aku butuh teman untuk melalui
Aku butuh kawan untuk berbagi


Aku butuh bayangan untuk mengikuti
Aku butuh mentari untuk menerangi


Aku butuh air untuk menyirami
Aku butuh pohon untuk meneduhi


Aku butuh pagi setelah gelap hari
Aku butuh tempat untuk kudiami


Aku butuh tersenyum setelah bersedih
Aku butuh hati untuk disayangi


Untuk itulah kuingin kau tetap disini
Hingga kelak kujadikan seorang istri

Selasa, 06 September 2011

Adakah engkau mencintai ku.......??!

My Soulmate "T. Silvia C.P"
Beribu hari ku lalui bersama mu….
namun kau tak pernah peduli kan hadirku….
berjuta masa ku menemani raga mu…
namun bathinmu tak pernah ingin kan ku…
hingga ambang batas rasa cintaku….
ku langkahkan kaki menjauhi mu….
namun tetap tak kau relakan kepergian ku….
apa yang sebenarnya ada dalam kalbumu???
cinta atau kah sebatas keinginan dan ke egoisan mu.....???
ku terdiam sejenak tuk memutuskan…
namun cinta ku pada mu tetap berkobar…
dan kuputuskan untuk tetap tinggal di dekat mu…
hari pun silih berganti…
namun kau tetap seperti yang dulu…
acuh dan tak peduli pada cintaku…
dan hingga batas waktu ini…
slalu dan kan slalu kupertanyakan…
ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU beibz.....

Senin, 05 September 2011

Ku Sadar.........

My Soulmate & Baby....


Sadar diri ku......

Aq harus sadari diri siapa aq.......

Aq harus sadari diri siapa dia........

Aq harus buang rasa ini.........

Aq harus hapus semua itu.........


Aq tidak bisa menahan lebih jauh..........

Aq tidak bisa menahan lebih sakit........

Aq tidak mau , semua hal terburuk terjadi........

Aq tidak kuat menahan sedih mendalam......

Aq tidak kuat merasa harus cemburu........

Aq tidak kuat kalau semua hanya impian.....


Aq harus sadari itu....aq harus sadari........

walau semua sudah terjadi........

Tapi aq sadari diri lebih mendalam.........

agar aq tidak semakin jatuh hancur berkeping-keping.........

dan rapuh bak puing-puing.......


YA aq harus dan harus ...sadari diri aq.....

Aq tidak punya hak atas dia walaupun dia tlah memilih aku......
mungkin ia milik orang lain ???
tapi mungkin ia milik aq....

dan apalah artinya Aq tanpa diri mu ... ????

Kangen kekasih ku......

M3 & Soulmate
 
kenapa rindu selalu membelenggu
saat kujauh darimu
menanti teleponmu
telah menjadi bagian dari hari-hariku
kucari seribu makna kata-katamu

adakah ketulusan dan cinta di sana
adakah kesetiaan itu ada
membaca
dan kubaca lagi sampai kupercaya
bahwa cinta, ketulusan dan
kesetiaan itu benar-benar ada

lalu kuucap syukur pada sang kuasa
atas limpahan rahmat yang tak terhingga
sampai aku merasa
harus selalu menjaga
agar cinta tak lekang oleh masa

memang tak mudah menyatukan hati
hanya kesungguhan dan kepercayaan diri
ditambah doa tulus suci
tumbuh berkembang dan berdua sampai mati
adakah begitu sampai nanti ?

walau kadang aku ragu untuk melangkah
membayangkan masalalu yang payah
membuat hati kian gundah
ataukah akan menjadi patah

sebab jarak kian tak berbilang
dan pertemuanmu semakin jarang
bercinta di dalam bayang
bermesra dan bermanja di awang-awang

ah,
berulangkali jatuh cinta
berulangkali pula aku terluka
semoga padamu kudapatkan
abadinya asmara
berjalan bersama
menuju masa depan bahagia

kutawarkan cinta apa adanya
kutawarkan maknanya setia
lantas doa tulus kupanjatkan
bagi keselamatan dan keberuntungan
agar kita selalu berjalan
menjadi jodoh yang berpasangan
hidup berdampingan
wujudkan mimpi, cita-cita dan angan

aku tak akan mengajakmu
pada mimpi yang semu
kalau engkau setuju
kumau membawamu
pada titik temu
dimana kita menjadi satu
dalam ikatan cinta berpadu
yang tak kan terpisah oleh rentangan waktu

ternyata
diam-diam sang maha perkasa
mengirimkan dirimu padaku dalam cinta
lewat pertemuan yang sarat makna
yang membuka hati dan mata
bahwa cinta ini nyata adanya
lantas.....
kenapa mesti ada keraguan di hati mu.....???

Tuk mu kekasih ku

T. Silvia C.P
berjalan seiringan
lalui ribuan kesibukan
terasa enggan bergandengan
apalagi berpelukan

berjalan berdua
lalui ribuan suasana
cintaku kian terasa
membakar luruh pencarianku yang purba

berjalan denganmu
coba lupakan masa lalu
tuk raih asa terpadu
dalam nikmatnya cinta bersatu
sebenarnya kami enggan berpisah
tapi ini takdir yg harus aku hadapi.......

Masihkah kau ragu........

Masihkah kau ragu....


sepucuk surat masih saja erat digenggam,
hendak untuk apa seperti yang pernah kutanyakan kepadamu,
kau mangu-mangu sementara bingung tuk ungkapkan

masih belum cukup, bahkan jauh dari cukup
meski hanya sekedar secarik kertas

hmm....
keinginanmu maha luas 
seluas hamparan jiwa belia-mu
tetapi ini adalah pilihan yang mestinya segera kau pilih, kekasih ku...

hidup adalah pilihan,
bahkan ketika kau tak memilih apapun,
maka saat kutanyakan sekali lagi
kau tersenyum

"ryan, kita sudahi saja hari ini, besok dan selama kita akan berpisah,
dan sepucuk surat ini, ryan..
biarkan ia ada di gantungan angan & jiwa ku"

Sunyi

Alquran....
 
Kehidupan berlangsung tanpa disadari dari detik ke detik. Apakah anda tidak menyadari bahwa hari-hari yang anda lewati justru semakin mendekatkan anda kepada kematian sebagaimana juga yang berlaku bagi orang lain?
Seperti yang tercantum dalam ayat “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. 29:57) tiap orang yang pernah hidup di muka bumi ini ditakdirkan untuk mati. Tanpa kecuali, mereka semua akan mati, tiap orang. Saat ini, kita tidak pernah menemukan jejak orang-orang yang telah meninggal dunia. Mereka yang saat ini masih hidup dan mereka yang akan hidup juga akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan. Walaupun demikian, masyarakat pada umumnya cenderung melihat kematian sebagai suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan saja.
Coba renungkan seorang bayi yang baru saja membuka matanya di dunia ini dengan seseorang yang sedang mengalami sakaratul maut. Keduanya sama sekali tidak berkuasa terhadap kelahiran dan kematian mereka. Hanya Allah yang memiliki kuasa untuk memberikan nafas bagi kehidupan atau untuk mengambilnya.
Semua makhluk hidup akan hidup sampai suatu hari yang telah ditentukan dan kemudian mati; Allah menjelaskan dalam Quran tentang prilaku manusia pada umumnya terhadap kematian dalam ayat berikut ini:
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 62:8)
Kebanyakan orang menghindari untuk berpikir tentang kematian. Dalam kehidupan modern ini, seseorang biasanya menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang sangat bertolak belakang [dengan kematian]; mereka berpikir tentang: di mana mereka akan kuliah, di perusahaan mana mereka akan bekerja, baju apa yang akan mereka gunakan besok pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam nanti, hal-hal ini merupakan persoalan-persoalan penting yang sering kita pikirkan. Kehidupan diartikan sebagai sebuah proses kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Pembicaraan tentang kematian sering dicela oleh mereka yang merasa tidak nyaman mendengarnya. Mereka menganggap bahwa kematian hanya akan terjadi ketika seseorang telah lanjut usia, seseorang tidak ingin memikirkan tentang kematian dirinya yang tidak menyenangkannya ini. Sekalipun begitu ingatlah selalu, tidak ada yang menjamin bahwa seseorang akan hidup dalam satu jam berikutnya. Tiap hari, orang-orang menyaksikan kematian orang lain di sekitarnya tetapi tidak memikirkan tentang hari ketika orang lain menyaksikan kematian dirinya. Ia tidak mengira bahwa kematian itu sedang menunggunya!
Ketika kematian dialami oleh seorang manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala sesuatu yang anda dapat lakukan saat ini: anda dapat mengedipkan mata anda, menggerakkan badan anda, berbicara, tertawa; semua ini merupakan fungsi tubuh anda. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuh anda setelah anda mati nanti.
Dimulai saat anda menghembuskan napas untuk yang terakhir kalinya, anda tidak ada apa-apanya lagi selain “seonggok daging”. Tubuh anda yang diam dan terbujur kaku, akan dibawa ke kamar mayat. Di sana, ia akan dimandikan untuk yang terakhir kalinya. Dengan dibungkus kain kafan, jenazah anda akan di bawa ke kuburan dalam sebuah peti mati. Sesudah jenazah anda dimasukkan ke dalam liang lahat, maka tanah akan menutupi anda. Ini adalah kesudahan cerita anda. Mulai saat ini, anda hanyalah seseorang yang namanya terukir pada batu nisan di kuburan.
Selama bulan-bulan atau tahun-tahun pertama, kuburan anda sering dikunjungi. Seiring dengan berlalunya waktu, hanya sedikit orang yang datang. Beberapa tahun kemudian, tidak seorang pun yang datang mengunjungi.
Sementara itu, keluarga dekat anda akan mengalami kehidupan yang berbeda yang disebabkan oleh kematian anda. Di rumah, ruang dan tempat tidur anda akan kosong. Setelah pemakaman, sebagian barang-barang milik anda akan disimpan di rumah: baju, sepatu, dan lain-lain yang dulu menjadi milik anda akan diberikan kepada mereka yang memerlukannya. Berkas-berkas anda di kantor akan dibuang atau diarsipkan. Selama tahun-tahun pertama, beberapa orang masih berkabung akan kepergian anda. Namun, waktu akan mempengaruhi ingatan-ingatan mereka terhadap masa lalu. Empat atau lima dasawarsa kemudian, hanya sedikit orang saja yang masih mengenang anda. Tak lama lagi, generasi baru muncul dan tidak seorang pun dari generasi anda yang masih hidup di muka bumi ini. Apakah anda diingat orang atau tidak, hal tersebut tidak ada gunanya bagi anda.
Sementara semua hal ini terjadi di dunia, jenazah yang ditimbun tanah akan mengalami proses pembusukan yang cepat. Segera setelah anda dimakamkan, maka bakteri-bakteri dan serangga-serangga berkembang biak pada mayat tersebut; hal tersebut terjadi dikarenakan ketiadaan oksigen. Gas yang dilepaskan oleh jasad renik ini mengakibatkan tubuh jenazah menggembung, mulai dari daerah perut, yang mengubah bentuk dan rupanya. Buih-buih darah akan meletup dari mulut dan hidung dikarenakan tekanan gas yang terjadi di sekitar diafragma. Selagi proses ini berlangsung, rambut, kuku, tapak kaki, dan tangan akan terlepas. Seiring dengan terjadinya perubahan di luar tubuh, organ tubuh bagian dalam seperti paru-paru, jantung dan hati juga membusuk. Sementara itu, pemandangan yang paling mengerikan terjadi di sekitar perut, ketika kulit tidak dapat lagi menahan tekanan gas dan tiba-tiba pecah, menyebarkan bau menjijikkan yang tak tertahankan. Mulai dari tengkorak, otot-otot akan terlepas dari tempatnya. Kulit dan jaringan lembut lainnya akan tercerai berai. Otak juga akan membusuk dan tampak seperti tanah liat. Semua proses ini berlangsung sehingga seluruh tubuh menjadi kerangka.
Tidak ada kesempatan untuk kembali kepada kehidupan yang sebelumnya. Berkumpul bersama keluarga di meja makan, bersosialisasi atau memiliki pekerjaan yang terhormat; semuanya tidak akan mungkin terjadi.
Singkatnya, “onggokkan daging dan tulang” yang tadinya dapat dikenali; mengalami akhir yang menjijikkan. Di lain pihak, anda – atau lebih tepatnya, jiwa anda – akan meninggalkan tubuh ini segera setelah nafas anda berakhir. Sedangkan sisa dari anda – tubuh anda – akan menjadi bagian dari tanah.
Ya, tetapi apa alasan semua hal ini terjadi?
Seandainya Allah ingin, tubuh ini dapat saja tidak membusuk seperti kejadian di atas. Tetapi hal ini justru menyimpan suatu pesan tersembunyi yang sangat penting
Akhir kehidupan yang sangat dahsyat yang menunggu manusia; seharusnya menyadarkan dirinya bahwa ia bukanlah hanya tubuh semata, melainkan jiwa yang “dibungkus” dalam tubuh. Dengan lain perkataan, manusia harus menyadari bahwa ia memiliki suatu eksistensi di luar tubuhnya. Selain itu, manusia harus paham akan kematian tubuhnya - yang ia coba untuk miliki seakan-akan ia akan hidup selamanya di dunia yang sementara ini -. Tubuh yang dianggapnya sangat penting ini, akan membusuk serta menjadi makanan cacing suatu hari nanti dan berakhir menjadi kerangka. Mungkin saja hal tersebut segera terjadi.
Walaupun setelah melihat kenyataan-kenyataan ini, ternyata mental manusia cenderung untuk tidak peduli terhadap hal-hal yang tidak disukai atau diingininya. Bahkan ia cenderung untuk menafikan eksistensi sesuatu yang ia hindari pertemuannya. Kecenderungan seperti ini tampak terlihat jelas sekali ketika membicarakan kematian. Hanya pemakaman atau kematian tiba-tiba keluarga dekat sajalah yang dapat mengingatkannya [akan kematian]. Kebanyakan orang melihat kematian itu jauh dari diri mereka. Asumsi yang menyatakan bahwa mereka yang mati pada saat sedang tidur atau karena kecelakaan merupakan orang lain; dan apa yang mereka [yang mati] alami tidak akan menimpa diri mereka! Semua orang berpikiran, belum saatnya mati dan mereka selalu berpikir selalu masih ada hari esok untuk hidup.
Bahkan mungkin saja, orang yang meninggal dalam perjalanannya ke sekolah atau terburu-buru untuk menghadiri rapat di kantornya juga berpikiran serupa. Tidak pernah terpikirkan oleh mereka bahwa koran esok hari akan memberitakan kematian mereka. Sangat mungkin, selagi anda membaca artikel ini, anda berharap untuk tidak meninggal setelah anda menyelesaikan membacanya atau bahkan menghibur kemungkinan tersebut terjadi. Mungkin anda merasa bahwa saat ini belum waktunya mati karena masih banyak hal-hal yang harus diselesaikan. Namun demikian, hal ini hanyalah alasan untuk menghindari kematian dan usaha-usaha seperti ini hanyalah hal yang sia-sia untuk menghindarinya:
Katakanlah: “Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja.” (QS. 33:16).
Manusia yang diciptakan seorang diri haruslah waspada bahwa ia juga akan mati seorang diri. Namun selama hidupnya, ia hampir selalu hidup untuk memenuhi segala keinginannya. Tujuan utamanya dalam hidup adalah untuk memenuhi hawa nafsunya. Namun, tidak seorang pun dapat membawa harta bendanya ke dalam kuburan. Jenazah dikuburkan hanya dengan dibungkus kain kafan yang dibuat dari bahan yang murah. Tubuh datang ke dunia ini seorang diri dan pergi darinya pun dengan cara yang sama. Modal yang dapat di bawa seseorang ketika mati hanyalah amal-amalnya saja.

Selasa, 30 Agustus 2011

"Selamat Jalan IBU.........."

Beloved Mother....
Ibu, kini……… hanyalah untaian kata mu yang masih tersimpan dalam sanubari hati kita.
Ibu, kau pergi dan tak mungkin kembali.
Ibu, hanya tinggalkan kisah dan tetesan air mata yang menghujam diri ku.
siapa tak kuasa,,,,,, ditinggalkan mu dengan rasa tak pedih.
jika dibayangkan kau berbaring dengan bisu.
mencoba harapkan cahaya yang benderang.
tertutup nisan yang kian rapuh teradu hari.
bila terus terbayang engkaupun bisa hilang terendam dalam tanah.
tinggalkan belulang dan kain kisah derita mu……………


Ibu................

Senin, 29 Agustus 2011

Lehu fur (Dried leaf)

 
lirik lagu dibawah :


Daun Kering.

Telah muncul tumbuhan di bumi.
Subur dalam rumpun.
Berakar, berbatang dan berdahan.
Berbunga dan berdaun.

Datang angin selatan.

berembus angin utara.
Jatuhlah daun dari dahan.
Ia terbang jatuh di tempat jauh.

Saya adalah daun kering
.
Yang terlempar jauh.
Yang tanggal dari dahan.
Yang terpisah dari rumpun.

Tiada ayah, tiada ibu yang mengurus
.
Tiada saudara yang menolong.
Hanya senandung yang terdengar.
Ketika panas mentari menyengat.

Kumohon padamu Tuhan.

Lindungilah kami semoga tahun depan.
Engkau jauhkan bala (bahaya).

Aku mohon padamu, hai bulan
.
Sampaikanlah pesan.
Kepada adikku (kekasihku).
Di kaki langit sana.

Reflections for women

Living Memories (Mother)

Mother.....I Love U.....
 
Dulu………
kita bercerita
besama dendangan rumput yang tengah bersuka ria.
juga siulan burung pipit diantara sudut pematang durja.
kita berlomba mengucap harapan.
bersuka cita.
bergaduh-gaduh sendiri.
untuk mencoba memebahagiakan diri.
kita berlari diantara detik-detik waktu.
sambil memikul derita dan kecambuk sekutu.
juga mengangkang kita dalam lelah dan ragu.
 
kini…………………..
kau pergi dan tak mungkin kembali.
hanya tinggalkan kisah dan tetesan air mata yang menghujam diri.
siapa tak kuasa,,,,,, ditinggalkan mu dengan rasa tak tega.
jika dibayangkan kau berbaring dengan bisu.
mencoba harapkan cahaya yang benderang.
tertutup nisan yang kian rapuh teradu hari.
bila terus terbayang engkaupun bisa hilang terendam dalam tanah.
tinggalkan belulang dan kain kisah derita mu……………

Ibu................

Mother.......

Mother is now in the memories of my soul
 
Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir-bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.
 
Ibu adalah segalanya.
Ibu adalah penegas kita dikala lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi.
 
Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa merestui dan memberkatinya.
 
Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu.
Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.
 
Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan.
Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya.
Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.
Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.

Penuh cinta dan kedamaian.
Dan kini hanyalah sebuah kenangan yg tak pernah ku lupakan dalam sanubari hati ku........

Kamis, 18 Agustus 2011

silent if I can talk

 Karena bulan enggan bercerita,
Patutkah bintang mewakilinya?
Sedang kunang-kunang yang beterbangan,
redup sinarnya terselubung kegalauan,
mendalam.
Jika rasa ini tak pernah menjadi suara,
biarlah getaran hati tumpah meluap,
walau tak bisa ditafsirkan oleh mendung,
tetapi sebuah rahasia tetap akan terungkap,
suatu saat.
Karena mentari terlalu banyak tugas,
pantaskah lautan jadi tempat mengadu?
Sedang kata-kata tetap menjadi kata-kata,
tak harus terucap dalam sebuah kalimat,
tanpa cacat.
Andai diamku bisa bicara,
dia akan menyampaikan kepada dunia,
dia akan bernyanyi bagai seorang diva,
nyanyian tentang pelangi di dalam kepala,
penuh warna.